Skip to main content

Books

Pembaca perempuan biasanya baca novel sebab nak berangan, kan? Sebab tu majoriti suka baca novel cinta - Yani

Tak baik sterotyping gitu, mungkin ramai je yang baca atas dasar eskapisme. Tapi ramai je lagi yang baca to find deeper things than that. Than just dreaming of prince charmings and happy endings - Husna

The part where my heart struck and bled. 

Why do we read a book? Why do I read a book, what do I find in it? Do I read to know, or am I just going with the flow? 

Dan macam biasa bersesak-sesak persoalan menjunam ke dalam kepala lagi tentang diri ini yang marhaen. Kosa kata pun ternyata bunyi fakir sekali. Kalau benar lah asbab membaca adalah untuk berangan, angan untuk jadi mujahid dan conquer ustaziatul alam tak salah, yang jadi masalah adalah angan mat jenin. Angan yang tiada proses amal pun.  

Suka untuk kongsi satu sabda rasulullah, tentang angan. Yang I find it very close to me,

Sabda Baginda SAW: "Sesiapa yang cenderung kepada dunia, akan menghadapi empat masalah. Masalah kegusaran yang berpanjangan, kesibukan yang tiada sempadan, kekayaan yang tidak dapat dicapai dan dinikmati serta angan-angan yang panjang tanpa kesudahan." (Kitab Zabdah Al-Wai'zin)

Di kelas elective, advanced oncology tadi, dr gaber ada sebut, life is synchronous, go for it!
Dan ternyata umurku yang menginjak ke angka 3 dekad, patutnya menjadi nuktah bidayah(titik permulaan) untuk lagi memaknai disebalik penciptaan manusia dan alam ini. 

Aku harus ada mindsetting untuk menjadi muslim yang lebih ahsan kali ini. Bermula dengan menyusun apa yang hendak di baca, apa ilmu yang akan disarungkan pada  dada, dan gerakkan  sel-sel neuron yang brsambung dan  mentadabburi alam sekeliling.

Mohon doa di sampaikan ramadhan untukku dan ahli beit
Mohon doa agar tahun ini, tahun yang teruja untuk terus berdakwah. 


Comments

Popular posts from this blog

down the memory lane[part 2]

I was helping my mum scanning her photos during her years in the US ,when I bumped into this photo of a friend of mine that I truly adore.
sharifah aiman al jafri syed ihsanoh yeah she's the one wearing the red scarf.sweet isn't she!!from left:aiman,irfan(her sis),maryam,me,aishah she's my age and we were together during primary school at SK Sura.Boy was that a long time ago and to think I'm about to start my uni years!!!She's now in England and after like more than half a decade not contacting her,we started contacting each other via email.I can't afford losing her again.The value of a friendship is indeed priceless!!

Berita besar

Di saat seorang ukhti datang dengan berita bakal melangsungkan bahtera perkahwinan, Tentunya hatinya diselebungi bahagia, gembira, ketenangan dan redha dengan aturan Allah,
Di saat yang sama, seorang ukhti lain datang dengan berita, bahtera perkahwinan tertangguh, si jejaka mengundur diri, katanya ingin mengalih fokus dari fikir tentang jodoh. Tentunya hatinya diselubungi hiba, kusut dan sedih dan paling penting, juga akur dengan caturan Allah.
Allahu T-T
Dua berita besar,  Berbeza watak, Berbeza perasaan.
Yg sama adalah,  Berpaksikan Allah.
Indahkan menjadi muslim yang sebenar-benarnya!

caca merba tulisan si penulis

I always act impulsively, be it planned or unplanned. Like when I'm writing this very moment, is unplanned business, I simply write what I feel, with a little bit of add ons and thus, my writings are ready to be publicized. macam masak mee segera je, campak-campak dan cepat masak. Its not that its wrong, only when its finished, its all over the place. cacamerba gitu.

I want it to be properly arranged, nicely put in words, explanations and analogies so that what is presented, is beneficial to everyone, especially to me who reads back my own writings.

emotions are to be publicized accordingly and kept accordingly.

May Allah preserve our writings, and we only write which is AlHaq.