Monday, July 17, 2017

Hakikat sebuah cinta, bahagia atau bosan?

Karya penulis Albania, Nexhat Hakiu

Kebahagiaan atau kebosanan,
Akan bertanya, apakah sebenarnya cinta, 
Tetapi tiada istilah yang sesuai, 
Mengungkapkannya, 
Nilainya tidak terungkap dek kata-kata.

Kau dapat merasakannya secara rahsia dan perlahan, 
Ia ada di situ dan kau tidak menyedarinya,
Ia mendiami hatimu.

Bunga bisa dipetik, 
Mutiara ataupun emas permata, 
Bisa diragut atau dijual beli.

Burung disangkar juga bisa menyanyikan isi hatinya,
Dan jika kau bebaskannya, ia akan tetap menyanyi,
Walaupun jauh darimu dan dari semua orang.

Cinta bukanlah bunga, love is not a flower, 
Cinta juga bukan emas permata, nor pearl,
Ataupun burung di sangkar, nor a caged bird, 
Tetapi ia wujud tidak berbentuk di dalam hatimu.

Itulah cinta:
Tidak semestinya menjanjikan kebahagiaan .
***
kebahagiaan itu, definisinya juga subjektif,
sebuah cinta, hanya mampu di rasai oleh hati milik hamba yang bersyukur,
lantas ia akan memanifestasikan dengan sebuah rasa.
rasa bahagia? rasa bosan?
Maka, sekali lagi,
kita yang memilih untuk melihat cinta dari kaca mata apa?
***

Selesai khatam Tulisan Dr Maszlee Malik, Shqiptar di Champs Elysees.
Dan pengemberaan yang memakan a few days ini, membawa aku erti, 
Pengembaraan ruh itu untuk mencari tuhan. 
Cinta sejati sebenar seorang muslim, yang 
Baru memahami hakikat bahawa 
Perlu berdamai dengan Islam. 

Buku yang sarat dengan ilmu, provokasi untuk berfikir kritis dan menggunakan terma-terma yang jarang digunakan,ia benar-benar menggerakn saraf-saraf otak untuk bersambung dan menunaikan hak dia.

Setting cerita yang bermula dengan watak utamanya Rafi, yang seharusnya berurusan dengan Arab. Meskipun di ceritakan sisi buruk penduduk Arab, dengan konsep IBM, InshaAllah, Bukroh, Maalesh, sedikit sebanyak ia mencuit hati, untuk turut rasai, wahai! Anda bakal meninggalkan bumi yang dijejak selama 6 tahun ini, dalam 6 bulan lagi. 
Apakah mutiara yang bakal di bawa balik, dan apakah debu yang seharusnya ditinggalkan di sini, diterbang angin Mediterranean ini? 

Road to graduation.
#RTG17

Friday, July 7, 2017

Esok masih ada

Bukroh! 
Esok.

Esoklah, hari ni tak boleh.

Lalu aku ternanti. Dan tiba hari esok pula, 

Esoklah, hari ni tak boleh.

Hati berdetak sedikit laju dari biasa, what if he is not actually coming, getus hati. 

Dan kali ini, dia kata, dia akan passkan pada akh itu. 

Hari ini menjelang tenang.

Okay, dalam 5 minit aku sampai, tunggu aku di bahr! 

Dan telefon itu bertukar milik, kini di milikan si akh. 

Alhamdulillah. 

Walau secara zahir belum ada di tangan , i know it is now in safe hands.

Orang kata,kalau sesuatu itu  milik kita, wasilah untuk capai hal itu, mudah, 
Tapi kalau sesuatu itu bukan milik kita, kita minta Allah redhakan hati kita untuk terima apa jua dan kadang wasilah itu juga amat susah. 

Aku pandang belakang dan merenung, sepertinya agak susah untuk terima sebuah kehilangan, tapi berusahalah, dan terus berusaha kerana kita tak tahu di mana dalam amal kita beramal itu bila kita bakal temui titik barakahnya.

Man jadda wa jadda, 
Hasbunallah wanimal maula wa nimal nasir. 

Alam yang patuh

050717

Montaza Park.

The earth was greener than pea pods, 
The sky had that spectacular coverings on top with indulging colour,m
Dreamy blue,
And the ocean perfected the picturesque reflecting the majestic of its Creator. 

Orang kata, alam adalah makhluk Allah yang sangat patuh,
Dan saya setuju, 
Sebab apabila melihat alam, 
Hati yang gundah gulana, boleh jadi secerah pawana! 
Hanya dek kesolehannya menjadi hamba ilahi itu. 

Belek-belek Quran, Allah memang tanya, 
Nak datang kepadaNya dengan patuh atau terpaksa, 
Mereka jawab, 
Kami patuh. 

Allahu, 
Malu dengan diri sendiri kadang-kadang, 
Kalau Alam boleh je patuh, 
Kenapa kita suka nak mengeluh.

Ummi and abah's day 4 in Egypt, 
They'll be slowly returning back,
And I must say, 
They are beautiful creatures and a daughters most greatest gift from God, 
Le parents!

Abah loved montaza park so much he even said, 
Nanti Aqeelah,sewakan hotel helnan palestine ni ya!

He wants to see this beautiful upclose view, hari-hari.
Dan me, 
I might as well bid farewell, 
I would slowly leave all this behind, 
It will either stay in that closet of memoribilia or it will fade away with time. 

Thursday, July 6, 2017

golongan yang tercicir

Tercicir. Waktu itu, aku pernah tercicir phone sony ericsson W580, di suatu kedai pizza hut, dalam satu outing dengan budak KTT. Perasaan dan keadaan waktu itu agak subtle, but the damaged was done, I left it, and once I returned back to get for it, it wasn't there.

kali ini, tercicir sekali lagi, di atas sebuah tremco, dari perjalanan kaherah ke iskandariah. And I'm still waiting for its return.

sungguh, teruji sebuah dermaga sabar,  kepercayaan kepada manusia, dan pergantungan harapan juga berombak.

have faith. 

if its yours, it will come back, 
if it isn't, then Allah will settle the rest.
Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah, dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir,kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat, yang mereka itu tetap mengerjakan shalatnya,
Al maarij : 19-24
inilah sifat manusia secara amnya, kecuali mereka yang solat. it really reflects of my time allocated for Allah, thus Allah ajar menjaga solat itu juga satu cara untuk terus mendampingi Rabbnya. Tamayyuz lah untuk jadi manusia luar biasa itu ya!

 

sandwiched life

Dulu, 
waktu itu, I was still a freshie, 
still nerdy and specky, 
a first year alexandria university student.

And tahun itu juga, menyaksikan kedatangan dua adik-adiku ke mesir, ifah and una. I  must say I was in imbalance state, when they came I was completing my finale exams, I think I managed, yeah well, adalah gaduh cats and dogs, adik beradik ni tak dapat lari right from those things?

pengalamannya, nanti in some other post i suppose.

Kini, 
waktu ini, I'm all big and old, 
no specks but still nerdy, 
a sixth year alexandria university student,
bakal graduan biiznillah.

And tahun ini, menyaksikan kedatangan maryam and ummi abah pula ke mesir!

sedar tak sedar, semua dah datang ke mesir kecuali ahmad, which i pray will also come if in God's willing. 

tahun ini juga, mnyaksikan, me completing my final year, yet i think i'm coping also the pressure to become a doctor in  no minutes time.

betul ke nak jadi dr?

after all the hassle since my incomplete medical course in MSU, to the rocky Alevel degree in KTT, a short while in Pre Medic UPM with medic me sir, and now almost near the garisan penamat here in university iskandariah, mesir.

siapa kata life was simple? it is, but its not.

there was this session with dr hisyam, he is a nephrologist and he says now he has the chance to relax. before this, he really worked hard and put all effort to become a worthful doctor.

he said, 
study hard to be honest with your advice(once you become a doctor after this), be honest with Allah, because later on he will give you money and on top of that he will give barakah, thus this barakah will lead to happiness.
And doa senjata orang mukmin, terus meminta doa dari orang sekeliling, especially to those who still have parents, keep asking for their duas and redha.