Skip to main content

bara api

Tidak ku sangka, bara yang kononnya ku rasakan bara cinta,
Hanyalah tiupan dan siulan si syaitan durjana.

Hina dan kerdilkah aku,
Untuk dikau perkotak katikkan sebegitu sekali.

Malu tahu!

Betullah, kata firman Dia, 
Dalam rongga kita, tak mungkin ada dua hati,
Kerna mana mungkin ada yang selain Allah dalam hati,
Jangan kau tipu diri kau sendiri wahai manusia!

Dikau berjaket kulit, 
Gelap manis, 
Senyuman tak lekang dari bibir,
Bicaranya sentiasa atur,
Wibawa dalam setiap langkah,

Astaghfirullah,

Wahai ukhti,
Tunduklah!
peliharalah pandangan mu, 
agar hatimu terhijab dari panahan syaitan.

Memandang itu salah,
Di pandang juga salah.

Hati yang terus menerawang,
Akan kekal dalam jiwa yang kacau.

Kata si adik,
Sekejap sahaja,
Mainan syaitan belaka.

Tahan sekejap ya ukhti!

Akan ada yang memegang tangan mu kelak, bagi menjunjung agama Allah ini bersama mu, dan akan pimpinmu bersama si khalifah cilik yang di kau bakal lahirkan. 

Kalau bukan di syurga dunia, nun sana, di kampung kita, syurga akhirat. Berjirankan para saliheen yang lain.




Comments

Popular posts from this blog

down the memory lane[part 2]

I was helping my mum scanning her photos during her years in the US ,when I bumped into this photo of a friend of mine that I truly adore.
sharifah aiman al jafri syed ihsanoh yeah she's the one wearing the red scarf.sweet isn't she!!from left:aiman,irfan(her sis),maryam,me,aishah she's my age and we were together during primary school at SK Sura.Boy was that a long time ago and to think I'm about to start my uni years!!!She's now in England and after like more than half a decade not contacting her,we started contacting each other via email.I can't afford losing her again.The value of a friendship is indeed priceless!!

Berita besar

Di saat seorang ukhti datang dengan berita bakal melangsungkan bahtera perkahwinan, Tentunya hatinya diselebungi bahagia, gembira, ketenangan dan redha dengan aturan Allah,
Di saat yang sama, seorang ukhti lain datang dengan berita, bahtera perkahwinan tertangguh, si jejaka mengundur diri, katanya ingin mengalih fokus dari fikir tentang jodoh. Tentunya hatinya diselubungi hiba, kusut dan sedih dan paling penting, juga akur dengan caturan Allah.
Allahu T-T
Dua berita besar,  Berbeza watak, Berbeza perasaan.
Yg sama adalah,  Berpaksikan Allah.
Indahkan menjadi muslim yang sebenar-benarnya!

caca merba tulisan si penulis

I always act impulsively, be it planned or unplanned. Like when I'm writing this very moment, is unplanned business, I simply write what I feel, with a little bit of add ons and thus, my writings are ready to be publicized. macam masak mee segera je, campak-campak dan cepat masak. Its not that its wrong, only when its finished, its all over the place. cacamerba gitu.

I want it to be properly arranged, nicely put in words, explanations and analogies so that what is presented, is beneficial to everyone, especially to me who reads back my own writings.

emotions are to be publicized accordingly and kept accordingly.

May Allah preserve our writings, and we only write which is AlHaq.