Skip to main content

sejenak mengimbau, jihad yg tak pernah padam

Ijlis bina numin saah;
Duduklah bersama, beriman sejenak.

Ungkapan muaz bin jabal,
Ungkapan abdullah ibn rawahah,
Dan kini menjadi ungkapan kita pula.

Ada apa pada duduk2 bersama?
Ada apa pada sejenak?

Kerna kerja kita adalah utk menyedarkan yg sudah sedia muslim, yg hidup ini bukan seperti dulu,
Kitaran fitrah yg diraikan,
Tetapi dengan denyutan nadi dakwah,
Seorang manusia, disedarkan sebagai seorang muslim yg sebenarnya dah berjanji dengan Allah utk menjadi daie!

Berat!

Siapa kata mudah, kalau hanya kekal  ungkapan lidah semata, mudahlah.
Kalau  hanya bicara si pengkipur lara, mudahlah.

Tapi ini ungkapan daie,
Yang cagarannya jiwa dan harta,
Semata utk jihad fisabilillah.

Sungguh medan aku belum lagi bertempur nyawa dan darah,
Tapi medan aku mujahadah nafsu serakah,
Yang terusan membuli dan menjatuhkan jiwa yang lemah ini.
Sungguh aku malu,
Utk menghadap Mu dengan penuh noda.

Aku pinta dari mu Sang Penilik cinta dan hidayah,
agar setiap  pembuluh darah,
Dialirkan dengan kalimah tauhid.

Kerna memang hidup ini utk redhaNya


Comments

Popular posts from this blog

down the memory lane[part 2]

I was helping my mum scanning her photos during her years in the US ,when I bumped into this photo of a friend of mine that I truly adore.
sharifah aiman al jafri syed ihsanoh yeah she's the one wearing the red scarf.sweet isn't she!!from left:aiman,irfan(her sis),maryam,me,aishah she's my age and we were together during primary school at SK Sura.Boy was that a long time ago and to think I'm about to start my uni years!!!She's now in England and after like more than half a decade not contacting her,we started contacting each other via email.I can't afford losing her again.The value of a friendship is indeed priceless!!

Berita besar

Di saat seorang ukhti datang dengan berita bakal melangsungkan bahtera perkahwinan, Tentunya hatinya diselebungi bahagia, gembira, ketenangan dan redha dengan aturan Allah,
Di saat yang sama, seorang ukhti lain datang dengan berita, bahtera perkahwinan tertangguh, si jejaka mengundur diri, katanya ingin mengalih fokus dari fikir tentang jodoh. Tentunya hatinya diselubungi hiba, kusut dan sedih dan paling penting, juga akur dengan caturan Allah.
Allahu T-T
Dua berita besar,  Berbeza watak, Berbeza perasaan.
Yg sama adalah,  Berpaksikan Allah.
Indahkan menjadi muslim yang sebenar-benarnya!

caca merba tulisan si penulis

I always act impulsively, be it planned or unplanned. Like when I'm writing this very moment, is unplanned business, I simply write what I feel, with a little bit of add ons and thus, my writings are ready to be publicized. macam masak mee segera je, campak-campak dan cepat masak. Its not that its wrong, only when its finished, its all over the place. cacamerba gitu.

I want it to be properly arranged, nicely put in words, explanations and analogies so that what is presented, is beneficial to everyone, especially to me who reads back my own writings.

emotions are to be publicized accordingly and kept accordingly.

May Allah preserve our writings, and we only write which is AlHaq.