Skip to main content

cenderung kepada sesuatu kecendurangan

Dua tiga detik yang berlalu,
semenjak dua menjak ini,
terasa seperti asyik cenderung kepada sesuatu yang kurang soleh.

memang betul, kesolehan itu tidak mampu dijudge hanya dengan memperlihatkan luaran,
tapi hakikatnya andai melakukan sesuatu yang terang-terangan telarang dek kerana kurang kefahaman,
bukankah itu kurang soleh namanya?

hati itu perlu dihijabkan dengan rapi.

Dari panahan mata yang menterjah ke dalam sanubari,
Dari godaan untuk terus bergelumang dengan kejahilan dan kemaksiatan,
Dari memperucapkan kalimah yang tidak tayyibah.

kerna hanya dengan menghijab hati
barulah ia mampu tunduk dari pandangan buas itu
dari mendengar perkataan tercela itu
dari melakukan perbuatan terkutuk.

kerna sungguh kadang
 hati terlepas pandang.

jadi persoalannya adalah,
andai hati itu cenderung ke arah negatif,
maka adakah waktu iman itu juga,
tengah merudum, tersungkur ke bumi?





Comments

Popular posts from this blog

down the memory lane[part 2]

I was helping my mum scanning her photos during her years in the US ,when I bumped into this photo of a friend of mine that I truly adore.
sharifah aiman al jafri syed ihsanoh yeah she's the one wearing the red scarf.sweet isn't she!!from left:aiman,irfan(her sis),maryam,me,aishah she's my age and we were together during primary school at SK Sura.Boy was that a long time ago and to think I'm about to start my uni years!!!She's now in England and after like more than half a decade not contacting her,we started contacting each other via email.I can't afford losing her again.The value of a friendship is indeed priceless!!

Berita besar

Di saat seorang ukhti datang dengan berita bakal melangsungkan bahtera perkahwinan, Tentunya hatinya diselebungi bahagia, gembira, ketenangan dan redha dengan aturan Allah,
Di saat yang sama, seorang ukhti lain datang dengan berita, bahtera perkahwinan tertangguh, si jejaka mengundur diri, katanya ingin mengalih fokus dari fikir tentang jodoh. Tentunya hatinya diselubungi hiba, kusut dan sedih dan paling penting, juga akur dengan caturan Allah.
Allahu T-T
Dua berita besar,  Berbeza watak, Berbeza perasaan.
Yg sama adalah,  Berpaksikan Allah.
Indahkan menjadi muslim yang sebenar-benarnya!

caca merba tulisan si penulis

I always act impulsively, be it planned or unplanned. Like when I'm writing this very moment, is unplanned business, I simply write what I feel, with a little bit of add ons and thus, my writings are ready to be publicized. macam masak mee segera je, campak-campak dan cepat masak. Its not that its wrong, only when its finished, its all over the place. cacamerba gitu.

I want it to be properly arranged, nicely put in words, explanations and analogies so that what is presented, is beneficial to everyone, especially to me who reads back my own writings.

emotions are to be publicized accordingly and kept accordingly.

May Allah preserve our writings, and we only write which is AlHaq.